BTR Juara Game of the Future 2026, Kalahkan ONIC ID

Game of the Future

Bigetron Juara Game of the Future 2026 Mobile Legends

Bigetron by Vitality keluar sebagai juara Game of the Future 2026 cabang Mobile Legends: Bang Bang. Bigetron menundukkan ONIC ID dengan skor 3-1 dalam grand final di Astana, Kazakhstan, pada Minggu malam, 9 Agustus 2026 WIB.

Kemenangan tersebut memastikan trofi internasional bagi Bigetron setelah melewati rangkaian pertandingan dengan performa yang konsisten. Hasil final sekaligus menempatkan dua wakil Indonesia di posisi pertama dan kedua turnamen.

Baca Juga “Bukan di Jalanan! Polisi Ajak Pelajar Kota Tegal ‘Adu Mekanik’ dalam Turnamen E-sport Mobile Legends

Game of the Future 2026 berlangsung di Astana pada 29 Juli hingga 9 Agustus. Turnamen tersebut menggabungkan kompetisi olahraga konvensional, esports, dan teknologi dalam konsep phygital.

Bigetron Menang 3-1 atas ONIC ID

Bigetron tampil lebih konsisten sepanjang empat gim grand final. Tim tersebut mampu mengamankan tiga kemenangan dan hanya memberikan satu gim kepada ONIC ID.

Lima pemain Bigetron, yakni Nnael, Finn, Moreno, Shogun, dan Emann, menjalankan peran masing-masing dengan solid. Koordinasi antarpemain membantu Bigetron menjaga tempo permainan ketika pertandingan memasuki fase penting.

ONIC ID tetap memberikan perlawanan melalui Kairi, Kiboy, Sanz, Lutpii, dan Kelra. Mereka berhasil mencuri satu kemenangan sehingga Bigetron harus memainkan empat gim sebelum memastikan gelar.

Keunggulan Bigetron terlihat dari kemampuan mereka mempertahankan momentum setelah kehilangan satu gim. Tim tersebut tidak membiarkan ONIC memperpanjang pertandingan dan segera mengamankan kemenangan penentu.

Perjalanan Bigetron Menuju Partai Puncak

Bigetron harus melewati semifinal yang cukup berat sebelum menghadapi ONIC ID. Mereka berhadapan dengan Aurora Gaming dari Turki dan sempat berada dalam tekanan sepanjang pertandingan.

Bigetron kemudian melakukan comeback untuk mengakhiri semifinal dengan kemenangan 2-1. Hasil tersebut membuka jalan menuju grand final dan mempertemukan mereka dengan wakil Indonesia lainnya.

Mentalitas setelah tertinggal menjadi salah satu modal penting Bigetron. Kemampuan menjaga permainan dalam situasi sulit kembali terlihat ketika mereka menghadapi ONIC pada pertandingan puncak.

Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa Bigetron tidak hanya mengandalkan kemampuan mekanik pemain. Adaptasi strategi dan koordinasi tim turut menentukan keberhasilan mereka sepanjang fase akhir turnamen.

ONIC ID Raih Posisi Runner-up

ONIC ID juga menjalani perjalanan kuat sebelum mencapai grand final. Kairi dan rekan-rekannya sebelumnya mengalahkan Dian Feng Yao Guai dari China dengan skor 2-0.

ONIC kemudian melanjutkan performa positif dengan menundukkan Selangor Red Giants dari Malaysia 2-0. Hasil tersebut memastikan tiket ONIC ke grand final dan mempertemukan dua tim Indonesia.

Meski gagal mengangkat trofi, posisi runner-up tetap menjadi pencapaian penting bagi ONIC. Mereka mampu bersaing hingga pertandingan terakhir dan mengamankan dua posisi teratas bersama Bigetron.

Pertemuan dua tim Indonesia di final juga memperlihatkan kuatnya persaingan Mobile Legends Indonesia di panggung internasional. Bigetron akhirnya keluar sebagai pemenang setelah mempertahankan keunggulan pada tiga gim.

Aurora Gaming Finis di Peringkat Ketiga

Aurora Gaming menempati peringkat ketiga setelah mengalahkan Selangor Red Giants pada pertandingan perebutan tempat ketiga. Tim asal Turki tersebut menang dengan skor 2-0.

Hasil itu menempatkan Aurora di bawah dua wakil Indonesia yang menguasai posisi teratas. Sementara itu, Selangor Red Giants harus puas berada di peringkat keempat.

Komposisi empat besar tersebut menunjukkan persaingan lintas negara dalam turnamen Mobile Legends di Astana. Wakil Indonesia berhasil mengakhiri kompetisi dengan hasil terbaik.

Indonesia Kuasai Dua Posisi Teratas

Hasil grand final membuat Indonesia menguasai dua peringkat teratas Game of the Future 2026 cabang Mobile Legends. Bigetron membawa pulang gelar juara, sedangkan ONIC ID menjadi runner-up.

Pencapaian tersebut menambah catatan positif bagi skena kompetitif Mobile Legends Indonesia. Dua tim nasional mampu melewati sejumlah lawan internasional dan bertemu pada pertandingan penentu gelar.

Games of the Future sendiri menghadirkan kompetisi dalam berbagai disiplin. Pada edisi 2026, turnamen berlangsung di Astana dengan total hadiah yang dilaporkan mencapai 4,65 juta dolar AS untuk keseluruhan kompetisi.

Cabang Mobile Legends menjadi salah satu nomor esports utama dalam ajang tersebut. Kompetisi ini mempertemukan tim dari sejumlah negara dan memberikan panggung internasional bagi para pemain.

Gelar Internasional untuk Bigetron

Kemenangan 3-1 atas ONIC menjadi penutup sempurna perjalanan Bigetron di Game of the Future 2026. Nnael, Finn, Moreno, Shogun, dan Emann berhasil membawa tim tersebut melewati tekanan semifinal hingga final.

Keberhasilan ini juga mempertegas kualitas Bigetron dalam persaingan internasional. Tim mampu menjaga konsistensi ketika menghadapi lawan dari berbagai negara sebelum bertemu sesama wakil Indonesia di partai puncak.

Bagi ONIC, posisi runner-up menjadi hasil akhir dari perjalanan kompetitif di Astana. Sementara itu, dominasi Indonesia di dua posisi teratas menjadi salah satu catatan penting dari turnamen Mobile Legends Game of the Future 2026.

Bigetron kini membawa pulang trofi dari Astana setelah menuntaskan final dengan skor 3-1. Hasil tersebut sekaligus menutup kompetisi Mobile Legends di Games of the Future 2026 dengan final sesama tim Indonesia.

Baca Juga “All Indonesian Final Tercipta di Game of the Future 2026 Mobile Legends

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *